Teman April 18, 2008
Posted by triplefortune in Pribadi.2 comments
True wealth cannot be found in your bank account. It can only be found in those you call friend. Those with whom you share your deepest feelings. And those who accept you for who you really are.
Apa arti teman buatku? Segalanya… Untuk seorang semi-autis seperti aku, mendapatkan teman-teman yang baik adalah satu anugrah yang sangat besar, bisa dibilang, suatu keajaiban. Dalam hidupku ini, pernah keajaiban itu datang sekali.
Semuanya terjadi di tahun 2006. Karena satu dan lain hal, aku harus mengikuti suatu pelatihan selama 3 minggu di sebuah asrama. Tadinya aku tidak punya bayangan bagaimana aku bisa bertahan selama itu digodog di kawah Candradimuka. Tapi berkat kuasa Allah, aku justru merasa 3 minggu itu adalah masa-masa terindah dalam hidupku.
30 siswa terpilih dari berbagai SMA di Jawa Tengah dikumpulkan di satu tempat, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Srondol, Semarang. Kami tadinya tidak saling kenal. Kebersamaanlah yang menyatukan kami. Sejak pukul 8 pagi hingga 10 malam kami berlatih di lab untuk mengerjakan tugas-tugas mematikan yang harus diselesaikan, di bawah bimbingan dan pengawasan dari seorang pengajar terbaik di dunia, sekaligus yang paling menyeramkan.
Tugas pertama, membuat animasi countdown yang terus berulang dan baru berhenti bila sembarang tombol ditekan, dalam bahasa Pascal! Tadinya sungguh konyol, mengapa kami harus menggunakan bahasa pemrograman dari zaman pertengahan ini. Tapi lama-kelamaan kami belajar mencintai Pascal. Hingga saat ini aku masih sulit melupakannya.
Tugas berikutnya, membuat animasi kapal yang bergerak dari kanan ke kiri kemudian berbalik, diiringi dengan hujan bom dari langit. Ini sungguh-sungguh membuat kepala pecah. Kami bahkan tidak pernah diajari dasar bahasa Pascal!!! Dan sekarang kami dituntut membuat program yang bahkan mahasiswa sekalipun belum pasti bisa membuatnya. Buatku, ini sama saja dengan menunggu wangsit turun dari langit, dan untunglah, wangsit benar-benar datang beberapa kali.
Kesulitan ini tidak lantas membuat kami menyerah. Beberapa dari kami sering belajar bersama di pagi atau malam hari. Inilah titik awal dari kedekatan kami. Yang pertama menjadi partner belajarku, 3 orang damsel in distress (em, aku tidak pernah mengambil kesempatan dalam kesempitan, mereka yang minta aku menemani mereka belajar).
Kemudian teman-temanku bertambah lagi, menjadi 5 gadis dan beberapa laki-laki berjiwa lemah-lembut… Tidak salah jika kami disebut ‘Geng Lelembut’. Kami sering berkumpul malam-malam membahas dasar-dasar pemrograman dan juga soal-soal programming.
Di sini aku merasa bahwa aku berguna untuk orang lain. Mereka juga memberi sesuatu yang belum pernah kurasakan sebelumnya, persahabatan… Meskipun siksaan di lab bagaikan neraka, tapi dengan adanya mereka, saat-saat itu terasa seperti surga. Bagaimana tidak?! Mereka sangat peduli satu sama lain, ini belum pernah kudapati sebelumnya di kehidupan yang keras, fana dan penuh intrik ini.
Waktu pun terus berjalan. Kami semakin dekat. 3 minggu tinggal di satu atap membuat kami seperti keluarga. Belajar bersama, istirahat bersama, makan bersama. Tapi tidak ada pertemuan tanpa perpisahan. Tanggal 6 Juni 2006, atau tanggal 6-6-6 adalah malam kebersamaan kami yang terakhir. Kami menyanyikan lagu perpisahan bersama-sama, tidak pernah ada lagu yang lebih menyedihkanku dari lagu yang kami nyanyikan bersama.
Tanggal 7, selepas makan siang, kami sudah harus angkat kopor. Inikah yang dirasakan para akademia AFI? Perasaan yang sangat sedih ketika berpisah. Ketika takdir memaksa kita berpisah dengan orang-orang yang kita sayangi, tak banyak yang bisa kita lakukan, selain meneteskan air mata (atau dalam kasusku, sakit tenggorokan). Tapi kami akan bertemu lagi, untuk pertarungan yang telah kami persiapkan, Olimpiade Sains Provinsi di SMA Taruna Nusantara.
Perasaanku waktu itu sangat amat sulit untuk dilukiskan. Tidak ada detik yang berjalan tanpa mengingat mereka. Tidak ada sedetikpun selama pikiranku masih berjalan! Selalu terkenang canda tawa kami. Seperti terbangun dari mimpi indah dan menemui dunia nyata yang menyakitkan, aku tidak mau mimpi itu berakhir! Aku ingin bermimpi selamanya! Mungkin perasaan ini jauh lebih menyakitkan dari patah hati (aku tidak tahu patah hati itu seperti apa). Hati tak tenang, makan tak kenyang, tidur tak lelap. Siksaan sakit gigi pun bukan apa-apa lagi.
Tapi manusia tidak boleh hidup dalam mimpi dan melupakan kenyataan. Hidup harus terus berjalan. Di hari yang dijanjikan itu, aku sekali lagi bertemu dengan mereka. Saat-saat indah terkenang lagi. Tapi kali ini kami juga harus berjuang sendiri-sendiri untuk mengalahkan lebih dari seratus orang. Dan saat hari-hari itu berakhir, aku sudah lebih siap untuk berpisah. Aku berjanji akan bertemu mereka lagi!
Tipe Kepribadian INFJ April 18, 2008
Posted by triplefortune in Uncategorized.add a comment
INFJ (Introverted, iNtuition, Feeling, Judging) adalah salah satu dari 16 tipe kepribadian dari indikator tipe Myers-Briggs. Menurut Myers-Briggs, tipe INFJ adalah tipe kepribadian yang penuh dengan kesadaran diri dan berorientasi nilai. Mereka mencari makna dalam hubungan sosial, gagasan, dan kejadian.
Menurut Keirsey, tipe INFJ adalah orang-orang yang pendiam, individu yang lebih memilih menjalankan pengaruhnya di balik layar. Mereka memiliki pribadi yang sensitif dan kompleks. INFJ adalah tipe kepribadian yang paling langka, hanya sekitar 1% dari populasi dunia. Mereka enggan membagi kehidupan pribadinya dengan orang lain. Karena peka dengan emosi orang lain, tipe INFJ mudah terluka, meski mereka tak menunjukkannya kecuali ke orang-orang terdekat.
INFJ biasanya bersifat ramah-tamah. Mereka umumnya disukai oleh teman-temannya dan sering dijadikan teman kepercayaan dari tipe kepribadian lain. Tapi INFJ sukar untuk berhubungan dengan orang-orang asing dan orang yang baru dikenal.
Ciri-ciri INFJ
- Sensitif
- Kepribadian yang dalam, kompleks dan misterius, terkadang membingungkan, bahkan bagi diri mereka sendiri
- Introvert
- Abstrak dalam berkomunikasi
- Hidup dalam dunia yang penuh makna tersembunyi dan kemungkinan-kemungkinan
- Tidak bergantung pada orang lain
Tokoh INFJ yang terkenal
- Nicole Kidman
- Nelson Mandela
- Bunda Teresa
- Mel Gibson
- Martin Luther King, Jr.
- Goethe






