Independence Day: Nonton Twilight Bareng Januari 15, 2009
Posted by triplefortune in Pribadi.trackback
Without freedom, life is not worth living.
Wait a minute, it seems there’s something wrong, either the title or the posting date :-/. Hehehe, maksudku bukan Dirgahayu Republik Indonesia, tapi hari ini adalah hari kemerdekaan Mahasiswa Spesies Administrasi Perpajakan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara *ah, cape ngetik panjang*. Kami bebas dari Ujian Tengah Semester yang mendera seperti fitnah Dajjal… Merdeka!!!
Di hari terakhir ini, kami bertempur dengan mata kuliah Exim. Em… Itu bukan nama penyakit kulit, bukan pula nama bank yang kini sudah dimerger ke dalam Bank Mandiri. Exim ini adalah kependekan dari Ekspor-Impor *it should be written as ‘eksim’ in standard Indonesian spelling, right?*.
Aku harap hari terakhir UTS ini bakalan jadi happy ending. Tapi kenyataan tak seindah khayalan T_T… Yah, masalah adalah jarak dari kenyataan dan khayalan itu… Soal tes ini terdiri dari pilihan ganda, benar-salah, asosiasi pilihan ganda, dan essay. Hua… Benar-salahnya f*cking awful :’(…
Ya sudahlah, yang berlalu jangan dipikir terlalu dalam. Yang penting sekarang kita merdeka!!! Yahahahahaha *histeric-mode on*… Aku bakal merayakan kemerdekaan ini dengan nonton film bareng temen-temen.
Aku ngajak beberapa temen buat nonton Twilight di 21 Bintaro Plaza. Akhirnya 4 orang konfirmasi bakal ikutan. Aku, Dini Widianingsih, Novalita Gabriela Purba, Nico Amaros Sinulingga, dan Dwiki Riwanto. Karena takut kehabisan tiketnya pas nonton nanti malem jam 19.30, pukul 16.00 aku udah berangkat ke BP buat pesen tiketnya duluan. Yeah, we got it! 5 seats in a row.
Pukul 18.45 kami ngumpul di jalan Merak PJMI. Hehe, aku sekalian promosi sandwich bikinanku yang aku bagi-bagiin ke mereka
. Mereka bilang sih sandwich buatanku enak… Hehe, ternyata aku punya bakat terpendam dalam memasak – tapi cuma sandwich… Di dapur, jabatan maksimal yang bisa aku dapet tu paling-paling jadi tukang parut atau ngulek bumbu ^_^’.
Si Lita malah becanda ama Nico kalo aku buka rumah makan ^_^’.
“Tau ga Nic, si Yoga itu chef lho… Dia buka rumah makan.” si Lita membual dengan dahsyatnya.
“Wew, beneran Yog? Kamu buka rumah makan di Temanggung?” tanya si Nico dengan muka polos, lugu, dan mudah ditipu…
Dan aku cuma bisa senyum sinis membayangkan bakal ada berapa orang yang mati keracunan makanan kalo sampe aku buka rumah makan sendiri…
Setelah komplet, kami berlima berangkat ke BP, naik angkot D-09. Setibanya di sana, masih ada waktu sekitar setengah jam. Dini, aku, dan Dwiki pergi ke Gramedia. Si Dini mau beli komik Conan 52.
Tak disangka, tak dinyana, kami ketemu Tina, teman sekelas waktu tingkat I. Dia di Gramedia bareng cowoknya.
Aku jadi teringat kenangan buruk tahun lalu, di tempat yang sama dengan orang yang sama. Waktu itu aku sendiri, terus ketemu Tina.
Aku : “Oi Tina… Sendirian ya, tumben ga bareng Nico
?” *waktu itu Nico dan Tina (sebut saja nikotin) bagai saudara kembar, di mana-mana sering keliatan bareng.
Tina : “Em…” *speechless – mukanya ga enak diliat*.
Ternyata… Di belakangnya ada cowoknya, waktu itu aku ga tau kalo dia dah punya cowok T_T.
Beberapa hari kemudian, Tina ngomong ke aku “Yoga, kenapa kemaren kamu ngomong gitu pas di Gramed, cowokku marah oi!!!”.
“Maaf banget Tina T_T, aku ga tau kalo kamu udah punya cowok. Aku jadi ngerasa bersalah, maaf banget ya…” aku memohon ampun di hadapannya.
Hahaha… Sejak saat itu aku jadi lebih selektif dan hati-hati kalo mau ngegoda temen…
Di 21, kami duduk di bench baris F, tengah-tengah ruangan. Aku, Lita, dan Dini banyak ngomentarin film itu. Berhubung kami Twilighter yang udah baca novelnya, kami ngebandingin adegan-adegan di film dan di novel. Ada beberapa perbedaan. Tapi overall plotnya tetep sama.

Film ini berkisah tentang cinta terlarang, antara seorang gadis dan vampir nan ganteng. Si vampir keren, Edward Cullen awalnya menjauhi Bella Swan, karena dia takut bakal ngebahayain ceweknya. Yeah, he eventually puts Bella in danger. But he does save her too. Pokona romantis banget dah! Musti ditonton, apalagi adegan baseball-nya, keren abis ^_^…
Pukul 21.30, filmnya selesai, diakhiri dengan adegan dansa di Prom Night yang romantis abis… Kami menikmati film ini. Puas deh…
Malem-malem gini, masih ada angkot D-09. Kami ngobrol-ngobrol pula di angkot. Ga kerasa udah sampe depan GPDI. Akhirnya kami turun, dan mengucapkan selamat tinggal. Thanks friends, for this lovely night
.






Tp akhirnya happy ending juga kan..?
mmmm..numpang nanya..
nico itu anak dari medan bukan?